Saturday, February 02, 2008

Apa Kata Dunia???

Apa kata dunia??saat ini kalimat itu populer banget di telinga kita. Sedikit-sedikit orang bilang kalimat itu.

Kalimat yang populer oleh film Nagabonar itu bukan hanya menjadi ucapan-ucapan sehari belaka, malahan kalimat tersebut sudah dikomersilkan di iklan-iklan dan bahkan saat ini Direktorat Pajak yang dulunya gak ada iklannya, kini menggunakan "Apa Kata Dunia?" sebagai cara mengikat warga Indonesia agar tertib serta sadar untuk membayar pajak.

Nah sekarang kita tinggal tunggu saja "Apa kata dunia?" berikutnya.

Baca selengkapnya...

Friday, February 01, 2008

Kecewa Telkomsel

Sebelumnya Aan ucapin syukur dulu karena doi sampai Palembang dengan selamat pukul 06.00 pagi tadi. Tapi bukan itu yang ingin Aan bahas, tapi kekecewaaan terhadap Telkomsel sebagai provider jaringan seluler terbesar yang katanya bisa sampai ke pelosok negeri.

Ceritanya gini, kan doi berangkat ke Padang selama 8 hari tapi handphone tetap aktif kode area Sumsel, dan tentunya kami mau telpon-telponan 3 hari terakhir ini(kangen). Tapi gak tahu kenapa telpon gak masuk-masuk, call rejected kalo ngak error in connection. Padahal kami sudah persiapin buat telpon2an jam 3 pagi, ya itu tadi ngindari jaringan sibuk atau gangguan lainnya. Eh masih juga gak mau nyambung. Akhirnya kami nyerah, dan gak telpon2an cuma sms-an doang, selama 3 hari ini.

Baru tadi pagi bisa masuk, saat doi di bus sekitaran Betung. Herannya pas sampe di rumah error lagi, 4 menit lagi ngomong koneksi langsung tulalit. Pengen ganti provider tapi ni nomor cantik mana banyak yang sudah tahu, jadi ya sabar aja.

Baca selengkapnya...

Thursday, January 31, 2008

Semoga....

Akhirnya dapat kepastian dari kakak untuk bantuin uang kuliah. Tapi itu belum final, karena realisasinya tunggu bulan depan, ya masih harap-harap cemas juga. Pusing sih mikirini ini, belum lagi pikirin yang laen. Sampe sering kali terbawa tidur alias ngigau.

Kalau jadi sih pengen ambil SI, pengen banget bisa coding ngiri sama anak-anak EDP yang pada jago banget. Ya semoga impian gak sia-sia, soalnya rencana ini sudah meleset dari future plan yang Aan buat, tapi ya we'll see....semoga Allah selalu mengabulkan dan melindungi hamba-Nya yang lemah ini.

Baca selengkapnya...

Saturday, January 26, 2008

Tidak Akan Main Santai

"Tidak ada istilah kami main mata", itulah perkataan singkat Cek Mad seperti yang dikutip di detiksports.com. Artinya pada pertandingan sore nanti tim kebanggaan kito ini akan mencari point penuh dan tidak akan bermain save demi hanya mendapatkan satu point saja.

Akan tetapi pemain-pemain SFC harus waspada terhadap ancaman akumulasi kartu kuning mengingat 6 pemain kita sudah mengantongi satu kuning, dan semuanya merupakan pemain inti, yaitu Isnan Ali, Charis, Renato, Wijay, Warobay. Apabila mereka sekali mendapatkan kartu kuning dapat dipastikan mereka akan absen di laga semifinal di Senayan 6 Februari mendatang.

Untuk itu Rahmad juga akan mencoba merotasi pemain yang jarang dimainkan seperti, Eki Nurhakim, Korinus, Alamsyah, dan beberapa laskar lainnya. Di pertandingan ini tentunya Persiwa akan membabi buta, soalnya mereka harus mencetak minimal selisih dua gol. Akan tetapi partai ini rencananya akan sepi penonton, karena suporter SFC, mempersiapkan diri untuk berangkat ke Senayan.

Berikut prediksi susunan pemain SFC: Fery; Warobay, Charis, Renato, Isnan;Obiora, Wijay, Slamet Riyadi, Zah Rahan;Leng Lolo, Kayamba.


Baca selengkapnya...

Friday, January 25, 2008

Nyaris Tabrakan Beruntun

Wah semalem nyaris naas. Untungnya Allah masih sayang sama hamba-Nya yang tidak tahu diri ini. Alhamdulillah terhindar dari tabrakan beruntun.

Awal ceritanya begini, semalam itu Aan diminta sama suami sepupu untuk temani dia pulang ke rumahnya di kawasan 4 Ulu. Sebenarnya dia sudah minta temani sehabis salat magrib, tapi karena habis Magrib jaga warung, jadi Aan minta sama dia habis papa pulang dari langgar atau habis jemput Ana(ayuk Aan).

Oke, akhirnya habis jemput Ana, sekitar 8.20 tadi malam, Aan berangkat dari rumah menuju ke seberang ulu. Karena minyak mau habis, jadi sampai di 7 Ulu, Aan dengan kak Edo ngisi bensin. Nah setelah ngisi bensin itulah, kecelakaan beruntun nyaris terjadi, gak jauh dari simpang KB ada anak-anak kampung situ main bola di jalanan, nah bola mereka ke tengah jalan, dan alhasil motor yang paling depan ngerem mendadak, berikut motor di depan Aan, dan Aan juga pastinya, tipis banget kami semua bertabrakan, untungnya mobil di belakang Aan, jaraknya agak jauh dan bawa mobil 'ngak ngebut. Kalau ngak, mungkin tabrakan beruntun gak bisa dihindari lagi.

Terima kasih ya Allah, masih lindungi hamba.

Baca selengkapnya...